Pengertian
Secara terminologis komunikasi berarti proses penyampaian suatu pernyataan oleh seseorang kepada orang lain. Komunikasi melibatkan sejumlah orang yakni seseorang menyatakan sesuatu kepada orang lain.
Jadi, yang terlibat dalam komunikasi itu adalah manusia. Oleh itu, komunikasi yang dimaksudkan di sini adalah komunikasi manusia (human communication), yang sering pula disebut komunikasi sosial (social comunication.)
Komunikasi suami isteri merupakan perhubungan dua insan yang berbeza, yang mempunyai hak dan tanggungjawab tersendiri, yang berlaku dalam dua keadaan: positif dan negatif.
- Positif: mencapai objektif yang diinginkan, difahami dandihayati bersama.
- Negatif: menimbulkan kekeruhan, salah faham, dan menyebabkan konflik rumahtangga.
Bentuk komunikasi
Bentuk komunikasi suami isteri terdiri dari tiga elemen penting:
- bahasa lisan secara tatap muka
- bahasa tubuh badan: air muka (mimik), gerakan anggota tubuh, kedudukan tubuh, sentuhan, penampilan diri, nada suara, dan pemberian hadiah.
Tujuan Komunikasi
- Mempengaruhi perilaku pasangan
- Mengungkapkan perasaan
- Menjalin hubungan
- Menikmati kehadiran pasangan
- Menjelaskan perilaku sendiri atau perilaku orang lain
- Menyelesaikan masalah
- Meredakan ketegangan dan menyelesaikan konflik
- Menstimulasi minat pada diri sendiri atau pasangan
Asas Komunikasi
Komunikasi mempunyai asas-asas sebagai berikut:-
- Niat ikhlas menyangkut :
- Apa yang akan disampaikan
- Siapa sasarannya
- Apa yang akan dicapai
- Bila akan disampaikan
- Minat, ada dua faktor yang mempengaruhi iaitu:-
- Faktor objektif , merupakan rangsang yang kita terima
- Faktor subjektif : merupakan faktor yang menyangkut diri si penerima stimulus
- Pandangan merupakan makna dari informasi yang disampaikan pada sasaran, mentafsirkan informasi yang diterima bergantung pada pendidikan, pekerjaan, pengalaman dan kerangka berfikir seseorang.
- Lekat merupakan informasi yang disimpan oleh si penerima.
- Libat merupakan keterlibatan panca indera sebanyak-banyaknya.
Semua faktor ini perlu:
- memahami suasana,
- mesra,
- ceria,
- senyum,
- bersemuka,
- bahasa mudah,
- beri perhatian,
- berhikmah,
- beradab
Teknik Komunikasi
- Niat yang ikhlas
- Memahami suasana
- Mesra, ceria, senyum
- Bersemuka
- Beri perhatian
- Bahasa mudah difahami
- Lemah lembut
- Tidak menyakitkan hati
- Boleh menarik perhatian
- Peramah
- Berhikmah
- Nasihat yang baik
- Beradab
Komunikasi Positif
- Memanggil pasangan dengan panggilan mesra: sayang, tolong, terima kasih, mohon maaf.
- Elak bercakap serentak
- Mendengar dengan aktif tanpa menilai.
- Persediaan mental fizikal
- Mesej yang jelas dan khusus
- Menghargai pasangan dengan memberikan sesuatu
Sesungguhnya Nabi saw menerima danmembalas hadiah.
Komunikasi Negatif
- Guna bahasa yang boleh meretakkan hubungan
- Mencari kesalahan pasangan
- Mengungkit, menyakiti, bangga diri
- Inginkan pasangan serupa dengan diri sendiri.
- Mempunyai andaian yang salah
- Ego dan terlalu sensitif
- Terlalu ingin berkuasa
- Berleter dan banyak mulut
Mengawal Komunikasi Negatif
- Istighfar
- Berwuduk
- Sabar
- Mengalah
- Akui kesilapan
- Mohon maaf
- Sentuhan
- Elakkan perkataan sensitif
Kesimpulan
- Komunikasi penting dalam kehidupan seharian manusia untuk berhubung dan melaksanakan sesuatu tugas.
- Komunikasi yang berkesan dapat mengekalkan persahabatan dan perhubungan yang baik .
- Komunikasi positif suami isteri akan melahirkan kemesraan dan kasih sayang.
- Kasih sayang akan mewujudkan saling pengertian untuk memainkan peranan masing-masing dengan redha.
- Mendapat keberkatan di sisi Allah SWT.
Copyright secured by Digiprove © 2010 Syafrein Effendi Usman
